At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis
<p>At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar adalah jurnal nasional yang menerbitkan artikel konseptual atau penelitian berkaitan dengan pendidikan dasar di madrasah/sekolah, pesantren dan perguruan tinggi. Jurnal ini sebagai media perantara para akademisi, praktisi dan peneliti untuk menyebarkan hasil karya tulis ilmiahnya yang akan diterbitkan pada bulan maret dan september sehingga dapat digunakan sebagai referensi, bahan ajar dan karya ilmiah serta desiminasi ilmu pengetahuan kepada masyarakat terutama bidang pendidikan.</p>Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)en-USAt-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta3026-2895HUMA BETANG SEBAGAI KERANGKA EPISTEMOLOGIS PENDIDIKAN HUMANIORA
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis/article/view/823
<p>Penelitian ini menganalisis relevansi nilai-nilai Huma Betang sebagai basis epistemologis dalam penguatan pendidikan humaniora di Kabupaten Kapuas. Berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan humaniora memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, etika, dan kesadaran budaya peserta didik, studi ini meninjau kearifan lokal Dayak Ngaju khususnya nilai kebersamaan, musyawarah, kesetaraan, gotong royong, dan toleransi dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum dan praktik pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif berbasis wawancara dan observasi, penelitian menemukan bahwa nilai-nilai Huma Betang tidak hanya kaya secara filosofis, tetapi juga hidup dalam keseharian masyarakat sehingga memiliki potensi besar sebagai sumber epistemologi lokal bagi pendidikan humaniora. Implementasi integrasi ini membutuhkan pelatihan etnopedagogi bagi guru, penyusunan modul resmi berbasis Huma Betang, serta kolaborasi struktural antara sekolah, dinas pendidikan, dan komunitas adat. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan humaniora berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan relevansi pembelajaran, memperkokoh identitas budaya siswa, dan menumbuhkan karakter sosial yang adaptif dalam masyarakat multikultural.</p>Bidin Bidin
Copyright (c) 2026 Bidin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-162026-05-1632011610.55799/attaksis.v3i2.823URGENSI TES PSIKOLOGI MINAT DAN BAKAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis/article/view/883
<p>Tes psikologi minat dan bakat memiliki peran penting dalam membantu mengidentifikasi potensi, kecenderungan, serta kemampuan dasar anak sejak usia sekolah dasar. Pada tahap perkembangan ini, anak berada pada fase pembentukan karakter, minat belajar, dan arah pengembangan diri sehingga diperlukan upaya sistematis untuk mengenali potensi yang dimilikinya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi pelaksanaan tes psikologi minat dan bakat pada anak usia sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik tes psikologi, minat, dan bakat anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa tes psikologi minat dan bakat dapat membantu guru dan orang tua dalam memahami karakteristik individu anak, merancang strategi pembelajaran yang sesuai, serta mengarahkan anak pada kegiatan yang mendukung potensi optimalnya. Selain itu, tes ini berperan dalam mencegah kesalahan penempatan belajar dan mengurangi tekanan akademik yang tidak sesuai dengan kemampuan anak. Dengan demikian, tes psikologi minat dan bakat memiliki urgensi yang tinggi untuk diterapkan di tingkat sekolah dasar sebagai upaya mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak secara optimal.</p>Ulfatul KhasanahAmelia KhodijahFebrian Karunadiah Putri
Copyright (c) 2026 Amelia Khodijah, Febrian Karunadiah Putri, Ulfatul Khasanah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-162026-05-1632172410.55799/attaksis.v3i2.883PENERAPAN EVALUASI TES TERBUKA UNTUK MENUMBUHKAN NALAR KRITIS SISWA
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis/article/view/937
<p>Penelitian ini membahas tentang bagaimana Menumbuhkan Nalar Kritis Siswi Melalui Penerapan Evaluasi Tes Terbuka. Pembahasan ini diharapkan mampu menyelesaikan salah satu penyebab permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan, salah satunya berkaitan dengan permasalahan nalar kritis yang belum familiar dalam kamus siswa. Metode kualitatif dalam penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti, dengan menggunakan pendekatan library research atau penelitian kepustakaan. Peneliti berusaha untuk mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan untuk menganalisis bagaimana cara menumbuhkan nalar kritis siswa. Salah satu langkah dalam penelitian ini adalah melakukan evaluasi terhadap tes terbuka yang digunakan untuk mengukur perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Secara keseluruhan, penerapan evaluasi tes terbuka mampu menumbuhkan nalar kritis siswa dengan baik. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, dengan strategi yang tepat, tes ini dapat menjadi salah satu alat pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan berpikir kritis dalam kehidupan nyata. Penerapan evaluasi tes terbuka terbukti efektif dalam menumbuhkan nalar kritis siswa, terutama dalam aspek analisis, sintesis, dan evaluasi informasi. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, strategi yang tepat dapat meningkatkan hasil pembelajaran, menjadikan siswa lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.</p>Nur Muhabibudin
Copyright (c) 2026 Nur Muhabibudin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-162026-05-1632253310.55799/attaksis.v3i2.937TINJAUAN TEORITIS PENDEKATAN PEER COUNSELING UNTUK MENURUNKAN ANGKA PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis/article/view/951
<p>Perundungan ditingkat Sekolah Dasar merupakan fenomena serius yang berdampak negatifterhadap perkembangan psikologis, sosialdan akademik siswa. Fenomena ini memerlukan intervensi preventif dan kuratif yang tidak hanya mengandalkan peran guru, tetapi juga memanfaatkan dinamika kelompok sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis efektivitas pendekatan peer counseling(konseling sebaya) sebagai strategi untuk menurunkan angka perundungan di lingkungan Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur relevan mengenai konseling sebaya, perilaku agrasif anak, dan manajemen konflik di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peer counselingmemiliki potensi signifikan dalam menangani perundungan di sekolah karena siswa cenderung lebih terbuka, merasa nyaman, dan memiliki kesamaan bahasa pada saat berinteraksi pada teman sebaya dibandingkan dengan orang dewasa atau Guru. Secara teoritis pendekatan ini bekerja melalui mekanisme internalisasi nilai empati, pengembangan keterampilan sosial, dan peran teman sebaya sebagai agen perubahan yang mampu memutus rantai perundungan sejak dini. Penelitian ini merekomendasikan bahwa implementasi peer counselingdi sekolah dasar perlu didukung dengan pelatihan keterampilan dasar konseling bagi siswa yang terpilih serta pendampingan intensif dari guru Bimbingan dan Konseling atau Wali Kelas.</p>Tri Velyna
Copyright (c) 2026 Tri velyna
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-05-162026-05-1632344310.55799/attaksis.v3i2.951PENGEMBANGAN MEDIA KALIPEAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK
https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/AT-Taksis/article/view/972
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat peserta didik terhadap mata pelajaran Matematika, kemampuan kognitif yang masih lemah, serta proses pembelajaran yang hanya menggunakan buku LKS sehingga peserta didik merasa jenuh dan daya ingat menurun. Penelitian bertujuan mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran kalipean untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik kelas II MI Al-Busyro.Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II MI Al-Busyro Palang. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket kepraktisan guru dan peserta didik, serta soal pretest dan posttest.Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh persentase 91,1% dan ahli media 97,5% dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan memperoleh nilai 94,2% dari guru dan 94% dari peserta didik dengan kategori sangat baik. Hasil posttest lebih tinggi dibandingkan pretest sehingga menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif peserta didik. Berdasarkan uji N-Gain, tiga peserta didik berada pada kategori tinggi dan delapan peserta didik kategori sedang. Dengan demikian, media kalipean dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Matematika.</p>Wira Titah Septa UrgiaNurul Ngainin
Copyright (c) 2026 Wira Titah Septa Urgia, Nurul Ngainin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-022026-07-0232445510.55799/attaksis.v3i2.972