At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun <p>At-Tawazun is a peer-reviewed journal published two times a year (June and December) by Sharia Department of STAI Sangatta Kutai Timur. The journal is intended to be a dissemination platform of articles reporting the results of research and reviews on sharia Economics, Business and islamic law.</p> <p>At-Tawazun: Journal of Sharia Economics accommodates all articles both conceptually and research results related to Islamic Economics. The scope includes : Sharia Economics, Islamic Banking and Finance, Sharia Accounting, Islamic Economic Thought, Sharia Human Resource Management, Islamic Philanthropy (Zakat, Infaq, Shodaqoh and Waqf), Sharia Business Ethics and Entrepreneurship, Sharia Marketing, Other topics related to Islamic economics.</p> <p><a href="http://u.lipi.go.id/1386826346" target="_blank" rel="noopener">ISSN 2354-8436</a></p> Ekonomi Syariah STAI Sangatta Kutai Timur en-US At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2354-8436 PENGARUH INFLASI, HUTANG LUAR NEGERI, DAN ZAKAT TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI KONSUMSI PEMERINTAH TAHUN 2011-2021 https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun/article/view/301 <table width="593"> <tbody> <tr> <td width="387"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat pengaruh terhadap inflasi, utang luar negeri, dan zakat terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui konsumsi pemerintah tahun 2011-2021. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan path analisis dengan software SPSS. Sampel yang dipergunakan ada teknik sampel jenuh yaitu seluruh bagian dari populasi dijadikan sampel. Berdasarkan dari hasil analisis menunjukkan bahwa : inflasi dan utang luar negeri tidak terdapat pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, zakat, dan konsumsi pemerintah berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, inflasi tidak berpengaruh terhadap konsumsi pemerintah, utang luar negeri dan zakat berpengaruh positif signifikan terhadap konsumsi pemerintah, inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi pemerintah, utang luar negeri dan zakat berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi pemerintah.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Annisa Fika Damayanti Bayu Nurhadi Copyright (c) 2023 At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2023-12-18 2023-12-18 11 02 1 7 10.55799/tawazun.v11i02.301 PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI WAKAF PRODUKTIF DI DPU WAKAF KALTIM WILAYAH di DPU KOTA SAMARINDA https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun/article/view/292 <p>Menelisik jumlah penduduk di Indonesia, mayoritas warga negaranya adalah beragama Islam. Dalam tuntunan syariat Islam menganjurkan umatnya untuk mengelurkan zakat, infak, wakaf maupun sedekah dengan kerelaan hati dan sesuai dengan tuntunan syari’at Islam. Berdasarkan data statistik provinsi Kalimantan Timur jika melihat update terakhir data umat Islam pada peta wilayah Samarinda kurang lebih sebanyak 695197 jiwa. Jika penduduk Kota Samarinda mau berwakaf sebesar 30 ribu perjiwa maka tentunya dana wakaf yang terkumpul perbulannya sebesar Rp.900 juta, jika dalam perhitungan satu tahun sebesar Rp.10.800.000.000. Jika Wakaf uang itu diproduktifkan tentunya dapat membangkitkan pembangunan perekonomian daerah dan perekonomian umat Islam pada umumnya.</p> <p>Faktanya, pada masyarakat “awam” pada konteks pemahaman dalam berwakaf dengan menggunakan uang sepertinya masih belum terlalu “familiar” sehingga orang yang ingin berwakaf uang jumlahnya juga terbilang masih sedikit. Selama ini paradigma masyarakat hanya sebatas pada tanah saja, kemudian sebidang tanah itu diterima oleh nadzir dan biasanya dijadikan sekolah, mushalla, masjid atau tanah pemakaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan mengupas program Wakaf Uang yang sudah berjalan di DPU Wakaf Kaltim wilayah Kota Samarinda.</p> <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan partisipan kunci sebanyak 3 orang yang ada di DPU Wakaf Kaltim Wilayah Kota Samarinda. Adapun Teknik Pengumpulan Data menggunakan observasi tidak terstruktur dan wawancara semi terstruktur serta dokumentasi dengan melihat langsung website resmi DPU Wakaf dan <em>sosmed</em> yang mereka gunakan dalam memberdayakan wakaf produktif. Teknik analisis merujuk pada formula Miles, Huberman and Johnny Saldana. Uji kredibilitas menggunakan triangulasi sumber data. Hasil temuan pada penelitian ini adalah usaha penggemukan sapi dan pertenakan kambing, Penempatan dana diperbankan Kaltimtara Syari’ah dalam bentuk deposito, pengadaan depot air minum. Berkerja sama dengan masyarakat dengan membuat gulai kambing dalam acara <em>aqiqahan</em> dengan melibatkan masyarakat yang telah diamanahi.</p> Miftahul Jannah Kamsiah Kamsiah Copyright (c) 2023 At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2023-12-18 2023-12-18 11 02 8 20 10.55799/tawazun.v11i02.292 PENDEKATAN MAQASID SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PADA SERTIFIKASI HALAL https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun/article/view/332 <p>Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia tahun 2022 menggambarkan pertumbuhan positif dalam sektor keuangan syariah, terutama di Kabupaten Kutai Timur. Dengan total aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp2.375,84 triliun per Desember 2022, negara ini menduduki peringkat kedua dalam industri keuangan syariah dunia menurut Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2021 dan peringkat keempat dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2020/2021.</p> <p>Fokus pada Kabupaten Kutai Timur, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi. Dengan 81 instansi atau 34% dari total industri LKM, LKMS mencapai nilai aset dan pembiayaan Rp570,06 miliar dan Rp246,58 miliar per Desember 2022. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tren positif dalam pembiayaan LKMS di tahun 2022.</p> <p>Meskipun Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi besar dengan sumber daya alam dan mayoritas penduduk Muslim, pertumbuhan ekonomi pada 2022 mengalami kontraksi hingga -1,01%, meningkatkan tingkat kemiskinan menjadi 37 ribu jiwa. Dalam konteks ini, LKMS diharapkan dapat berperan dalam mengatasi tantangan ini dengan meningkatkan kesejahteraan melalui prinsip syariah.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan minat pedagang Pasar Induk terhadap LKMS sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Dengan melibatkan tiga lembaga keuangan berbasis Bank Syariah dan tiga LKMS non-bank, penelitian ini akan menganalisis sejauh mana LKMS dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.</p> <p>Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan wawasan yang mendalam tentang peran LKMS dalam pemberdayaan ekonomi lokal serta faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan minat pedagang Pasar Induk terhadap lembaga keuangan mikro syariah di Kabupaten Kutai Timur.</p> Erwin Febrian Syuhada Copyright (c) 2023 At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2023-12-18 2023-12-18 11 02 21 28 10.55799/tawazun.v11i02.332 POTENSI PROFIT INVESTASI PADA SAHAM SYARIAH LQ45 PADA TAHUN 2018-2023 DI BURSA EFEK INDONESIA https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun/article/view/314 <p><em>The main purpose of investing is to generate and increase profits in the form of a certain amount of money. Profit considerations for investors will influence the outcome of investment planning decisions. A new challenge for Muslim investors is whether investing in Islamic stocks can generate better returns and minimize risk. Or the risk is greater than the return achieved. Problems that often occur in the field experienced by investors are misjudging and analyzing the shares purchased, weak knowledge about shares, failing to make profits (Capital Loss), not getting capital again, not getting dividends, the company is not liquid. Seeing this phenomenon, it is necessary to analyze the profit level of investing in LQ45 sharia shares in the Indonesian Capital Market. This type of research is descriptive quantitative and correlative with a literature study approach with secondary data as a source of data. Based on the results of descriptive analysis within a period of 5 years, it shows that the average return of Islamic stocks is - 0.010424062 or -1%. There are 17 sharia stock companies, there are 10 companies that get negative returns so that it has an impact on the overall average return of sharia shares.</em></p> Totok Adhi Prasetyo Copyright (c) 2023 At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2023-12-18 2023-12-18 11 02 29 38 10.55799/tawazun.v11i02.314 IMPLIKASI SERTIFIKAT HALAL DALAM MANEJEMEN BISNIS INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN https://jurnal.staiskutim.ac.id/index.php/at-tawazun/article/view/322 <p>Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor ekonomi yang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Seiring dengan meningkatknya kontribusi tersebut kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkomsumsi produk makanan dan minuman yang halal juga mengalami peningkatan. Gaya hidup halal mulai menjadi tren global, dan sertifikasi halal memiliki peran penting dalam memenuhi tren tersebut. Selain untuk memperoleh kepercayaan konsumen juga akan membuka peluang pasar yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dan data melalui berbagai macam sumber yang tersedia di perpustakaan. Sumber-sumber tersebut dapat berupa buku referensi, hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang relevan dengan masalah yang ingin diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi sertifikasi halal dalam manajemen bisnis industri makanan dan minuman sangat berpengaruh dalam pemasaran produk. Sertifikasi halal dapat dijadikan sebagai Unique Selling Point (USP) pada produk yang dapat menciptakan nilai tambah, dan citra positif kepada konsumen. Selain memenuhi tuntutan kehalalan, sertifikasi halal juga dapat membangun kepercayaan konsumen, terutama di kalangan konsumen Muslim yang sangat memperhatikan kehalalan produk yang mereka konsumsi. Selain itu, Kesadaran akan kehalalan produk di pasar global juga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tren gaya hidup halal masyarakat global, sehingga melalui sertifikasi halal memungkinkan para industri makanan dan minuman akan mampu memasuki atau mengakses pasar yang lebih luas, terutama negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja sama Islam (OKI).</p> Firdaus Firdaus Copyright (c) 2023 At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah 2023-12-18 2023-12-18 11 02 39 54 10.55799/tawazun.v11i02.322